Viral, Korban Penganiayaan Preman di Deliserdang Ditetapkan jadi Tersangka

Stepanus Purba ยท Jumat, 08 Oktober 2021 - 14:38:00 WIB
Viral, Korban Penganiayaan Preman di Deliserdang Ditetapkan jadi Tersangka
cuplikan video pelaku penganiayaan pedagang sayur di Pasar Gambir, Deliserdang. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Sebuah foto surat pemanggilan seorang pedagang bernama Litiwari Gea yang dianiaya seorang laki-laki diduga preman di Pasar Gambir, Tembung viral di media sosial. Surat tersebut viral setelah pedagang tersebut dipanggil dengan status sebagai tersangka oleh penyidik sebagai tersangka. 

Tertulis di foto tersebut dia mengungkap kekecewaannya sebagai tersangka oleh petugas. 

"Ini lah hukum di indonesia ini akulah yg korban yg di aniayai 4 orang premanisme 5 September 2021 beberapa hari yg lalu di pajak gambir, aku pula lh yang jadi tersangka. Sama siapa lagi aku mengadu tentang keadilan ini," tulisnya. 

Foto surat panggilan tersebut ditandatangani Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu, tertuju kepada Litirawi Iman Gea (37) untuk hadir pada Jumat (8/10/2021). Terlihat surat itu dibuat di bulan September 2021. 

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupulu ketika dikonfirmasi melalui telepon maupun aplikasi percakapan WhatsApp pada Kamis sore hingga malam belum memberikan respon. 

Sementara itu, Tak Endang Hura suami dari Litiwari mengaku kondisi istrinya drop dan harus dirawat di sebuah klinik setelah mendapatkan surat panggilan tersebut. Litiwari mengalami stres hingga kembali mengalami pendarahannya. 

Endang mengatakan surat panggilan tersebut diterima mereka, Rabu (6/10/2021) sore. MEreka tidak mengenal pasti pengantar surat karena bergegas pergi setelah memberikannya kepada Litiwari. 

"Istrinya sempat bertanya apa isi surat tersebut dan dijawab pengantar surat itu agar membacanya lalu pergi. Ternyata isi suratnya berupa pemanggilan sebagai tersangka atas laporan dari Beni," ucapnya. 

Surat tersebut membuat korban menjadi trauma dan kembali mengalami pendarahan. Tak hanya itu, korban juga sempat kehilangan kesadaran karena stres. 

Editor : Stepanus Purba_block

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: