get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 3,1 Guncang Nias Selatan Sumut

Warga Sumut Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 04 Oktober 2022 - 19:21:00 WIB
Warga Sumut Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Warga Deliserdang, Sumut, gelar doa serta salat gaib bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan, Malang (Wahyudi Aulia /MNC Portal)

DELISERDANG, iNew.id - Ratusan pecinta sepak bola di Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) mengikuti salat gaib dan doa bersama. Ini dilakukan untuk mendokan ratusan korban tragedi Kanjuruhan, malang, Jatim.

Acara ini digelar Pemprov Sumut di Gelanggang Olahraga (GOR) Mini Pancing, Deliserdang, Selasa (4/10/2022) sore.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Gubernur SumutEdy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra, Pangdam I BB Mayjend Achmad Daniel Chardin serta sejumlah pejabat lainnya. Para pengurus, official hingga fans sepakbola dari klub-klub peserta kompetisi sepakbola nasional yang berasal dari Sumatera Utara juga terlihat hadir.

Mereka terlihat memakai kaos warna hitam dengan gambar pita tanda berduka. Di bagian depan juga terdapat tulisan 'Pray for Kanjuruhan'.

Rangkaian acara dimulai dari salat Ashar, setelah itu kemudian para peserta melaksanakan salat gaib berjamaah. Setelah melakukan salat gaib, para kelompok suporter yang berasal dari tiga klub asal Sumut tersebut melakukan pembacaan dan penandatanganan ikrar insan sepak bola Sumut.

Setidaknya ada delapan kelompok suporter yang ikut dalam pembacaan dan penandatanganan ikrar tersebut. Salah satu poin dalam ikrar tersebut mengatakan akan menjunjung tinggi fairplay dalam sepak bola, tidak melakukan aksi anarkis juga terdapat di dalam ikrar tersebut.

Setelah membaca doa dan penandatanganan ikrar, Gubsu Edy Rahmayadi juga meminta para hadirin yang beragama Islam untuk mengirimkan surah Al-Fatihah untuk para korban tragedi Kanjuruhan.

Diberitakan sebelumnya, setidaknya 125 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka dalam tragedi kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu.

Kericuhan dipicu kekecewaan para fans Arema Malang yang tak terima tim kesayangan mereka kalan 2-3 dari Persebaya Surabaya. Kekecewaan itu ditunjukkan dengan menyerang para pemain dengan lemparan batu dan botol minuman. Para fans juga masuk ke lapangan dan mengejar para pemain dan manajemen.

Untuk mengendalikan fans yang semakin brutal, Polisi kemudian menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton. Belakangan gas air mata yang ditembakkan memenuhi stadion dan membuat penonton kocar-kacir keluar stadion. Sayangnya dalam proses itu, banyak penonton yang terjebak hingga akhirnya tewas. Dua orang personel Polisi juga dilaporkan tewas dalam insiden itu.

Polisi kini masih menyelidiki tragedi tersebut. Pihak-pihak terkait sudah diperiksa, termasuk operator liga, panitia penyelenggara hingga petugas kepolisian yang bertugas saat kericuhan terjadi.

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut