Yudisium FK UMSU, 11 Lulusan Resmi Sandang Gelar Dokter

Antara · Senin, 13 Januari 2020 - 15:17 WIB
Yudisium FK UMSU, 11 Lulusan Resmi Sandang Gelar Dokter
Foto bersama usai yudisium Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Senin (13/1/2020). (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melakukan yudisium terhadap 11 orang lulusan profesi dokter. Mereka kini resmi menyandang gelar dokter dan nantinya diharapkan mampu menerapkan ilmu yang didapat kepada masyarakat dengan baik.

Rektor UMSU Dr Agussani mengatakan, yudisium profesi dokter merupakan momen yang membanggakan bagi para lulusan dan orangtua karena sebelumnya harus mengikuti ujian kompetensi mahasiswa profesi dokter (UKMPPD). Apalagi ada di antara peserta yudisium berhasil lulus dengan sekali mengikuti ujian kompetensi.

"UKMPPD menjadi tantangan bagi para lulusan Fakultas Kedokteran karena dilakukan dengan sangat ketat secara nasional. Artinya mahasiswa yang berhasil lulus harus benar-benar memenuhi kemampuan dan keahlian sesuai kompetensi yang dipersyaratkan," ujarnya di Medan, Senin (13/1/2020).

BACA JUGA: Peresmian Galeri Investasi BEI Universitas Potensi Utama dan Universitas Darma Agung Medan

Dia berharap, dokter muda yang baru mengikuti yudisium bisa melaksanakan tugas dan pengabdian di tengah masyarakat dengan menunjukkan karakter sebagai dokter Islami. Sebagaimana ditunjukkan para alumni FK UMSU yang mampu membawa nama baik saat menjalankan tugas pengabdian.

Ada banyak alumni FK UMSU yang berkiprah menjalankan tugas pengabdian dan mengukir prestasi. Salah satunya dr Amalia Usmaianti yang namanya viral karena tugas dan pengabdiannya di Papua.

"Para alumni yang berprestasi ini hendaknya bisa menjadi inspirasi bagi para dokter yang baru mengikuti yudisium," katanya.

Dalam kesempatan itu, rektor menegaskan komitmen pihak universitas untuk terus melakukan berbagai upaya perbaikan layanan dan penyediaan fasilitas faked. Upaya untuk peningkatan kualitas ini tentu harus didukung dengan semangat kebersamaan dan saling bekerja sama.

Rektor juga mengingatkan para lulusan yang mengikuti yudisium untuk terus mengasah kemampuan dan menambah ilmu pengetahuan sejalan dengan perkembangan teknologi. Para dokter yang baru lulus jangan merasa cepat puas karena teknologi pelayanan kesehatan terus berkembang.

Sebelumnya, Dekan FK UMSU Prof Gusbakti Rusip mengatakan, yudisium yang dilakukan merupakan untuk angkatan 20. Total ada sebanyak 396 lulusan Faked UMSU yang sudah tersebar di masyarakat.

Harapannya, para dokter yang baru mengikuti yudisium bisa konsisten dengan ilmu yang dipelajari di kampus dengan tetap mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.

"Para dokter muda diharapkan tidak cepat merasa puas dengan melanjut ke jenjang lebih tinggi," katanya.


Editor : Donald Karouw