Desa Wisata Tipang, surga tersembunyi di sisi Danau Toba. (Foto: iNews)
Tim iNews

MEDAN, iNews.id - Ciri khas Sumatera Utara yang mudah dikenali harus Anda catat. Beberapa ciri khas ini bisa menjadi pengetahuan saat berkunjung ke provinsi tersebut.

Warga di Sumatera Utara tergolong beragam. Dihuni sejumlah suku, tentunya membuat wilayah ini memiliki kebudayaan yang beragam dari kuliner, senjata tradisional, bahasa hingga marga.

Berikut Ciri Khas Sumatera Utara yang Mudah Dikenali

1. Tradisi Mangongkal Holi 

Ciri Khas Sumatera Utara yang mudah dikenali selanjutnya yakni tradisi Mangongkal Holi. Upacara Mangongkal Holi merupakan bentuk penghormatan kepada orang tua yang sudah meninggal. 

Upacara ini juga bertujuan untuk mempersatukan keturunan leluhur agar dapat diketahui siapa saja yang merupakan keturunan leluhur tersebut. Namun, hingga saat itu tidak diketahui secara pasti sejak kapan upacara ini diadakan. 

Pelaksanaan upacara Mangongkal Holi biasanya memakan waktu selama tiga hari. Keluarga juga harus menyiapkan makanan dan menyembelih babi dan kerbau. Tradisi ini tergolong salah satu upacara adat terbesar dalam kebudayaan Batak.

2. Bahasa Batak

Warga Sumatera Utara mayoritas mengunakan bahasa Batak. Anda akan mudah menemukan orang berinteraksi dengan bahasa Batak di Kabupaten Asahan, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Simalungun (khususnya bagian pesisir barat), Kabupaten Dairi, Kabupaten Tapanuli Tengah,Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Karo, Kabupaten Langkat, dan bagian utara Kabupaten Deli Serdang. 

Dilansir dari portal resmi petabahasa Kemendikbud, bahasa Batak terdiri atas lima dialek, yaitu Toba, Mandailing, Simalungun, Pakpak (Dairi) dan dialek Karo.  

Uniknya, bahasa Batak juga dituturkan di wilayah provinsi lain seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Riau. Bahasa Batak yang dituturkan di Provinsi Aceh terdiri atas lima dialek, yaitu Alas, Angkola, Mandailing,Kluet, dan Dairi. Bahasa Batak yang dituturkan di Provinsi Sumatra Barat dan Riau memiliki satu dialek, yaitu dialek Mandailing.

3. Marga

Ciri Khas Sumatera Utara yang mudah dikenali yakni magra. Warga di Sumatera Utara biasanya memiliki nama belakang yang khas. Nama tersebut biasanya berkaitan dan memiliki kedekatan tersendiri.

Salah satunya di Karo biasanya memiliki marga seperti Tarigan, Ginting, Sembiring, Perangin-angin, dan delapan puluh lima nama lainnya.

4. Tradisi lompat batu Nias 

Tradisi ini bisa dibilang menjadi salah satu ciri khas Sumatera Utara yang mudah dikenali.  Tradisi ini hanya dilakukan oleh laki-laki, karena beresiko dan berbahaya bagi perempuan.

Tradisi lompat batu Nias oleh masyarakat setempat dikenal dengan istilah hombo batu atau fahombo. 

Batu yang sudah disusun setinggi 2 meter harus dilompati oleh semua pemuda Nias yang sudah dianggap dewasa, dan hal ini menjadi daya tarik pengunjung jika berkunjung ke Nias.

Tradisi lompat batu telah berlangsung berabad-abad yang lalu. Tradisi Fahombo diwariskan dari zaman leluhur mereka secara turun-temurun pada anak laki-laki. Namun tidak semua anak laki-laki bisa melakukannya, hanya yang memiliki fisik yang kuat dan mental yang berani untuk melakukan ini.

5. Danau Toba

Ciri Khas Sumatera Utara yang mudah dikenali selanjutnya yakni Danau Toba. Danau ini mencetak rekor sebagai danau terbesar di Asia Tenggara ini memiliki keindahan alam yang membuatnya menjadi destinasi wisata pilihan menarik bagi turis domestik dan mancanegara.

Seringkali Danau Toba dianggap sebagai danau yang terletak di Kabupaten Medan. Namun nyatanya, Danau Toba memiliki letak yang masuk ke dalam tujuh wilayah Kabupaten di Sumatera Utara. 

Pulau Samosir merupakan pulau yang letaknya paling dekat dengan Danau Toba. Jika berlibur di Pulau Samosir akan terasa kurang lengkap jika tidak mampir mengunjungi Danau Toba. 

Itulah ciri khas Sumatera Utara yang mudah dikenali yang bisa jadi pengetahuan Anda saat ingin berkunjung atau mengenal provinsi tersebut.


Editor : Nani Suherni

BERITA TERKAIT