Ia kini menaruh harapan besar kepada Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perlindungan hukum.
"Saya meminta kepada Bapak Presiden Prabowo agar menindak oknum aparat negara yang terlibat dalam penahanan saya. Saya bukan WNA, saya punya identitas resmi, tapi diperlakukan seperti ini selama 11 bulan," kata Tariq.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik di Medan, terkait bagaimana koordinasi antarinstansi dalam memverifikasi status kewarganegaraan seseorang agar kejadian serupa tidak terulang kembali kepada warga negara lainnya.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait