Akibat perbuatannya, korban harus mendapat perawatan di RSU Kota Pinang selama tiga hari. Selanjutnyak dipulangkan ke rumah orang tuanya di Kampung Mangga, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan.
"Kondisi korban kini sudah membaik. Kami juga sudah lakukan visum dan memang terdapat luka robek di bagian vital korban," kata Dokter RSU Kota Pinang Adrin Mahmudin Harahap.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat 2 UU RI tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait