Areal Persawahan di Desa Punden Rejo Disulap jadi Destinasi Wisata Alam

Said Ilham ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 15:05 WIB
Areal Persawahan di Desa Punden Rejo Disulap jadi Destinasi Wisata Alam
Kawasan wisata areal persawahan Desa Punden Rejo, Kabupaten Deliserdang, Sumut. (Foto: iNews/Said Ilham)

DELISERDANG, iNews.id - Areal persawahan di Desa Punden Rejo, Kabupaten Deliserdang kini menjelma menjadi salah satu destinasi wisata favorit pascapemerintah mengizinkan pembukaan daerah di wisata. Dikelilingi hamparan padi yang masih hijau dan dilengkapi sudut untuk berswafoto, areal persawahan Desa Punden Rejo ramai dikunjungi warga.

Hanya dengan membayar tiket sebesar Rp5.000, para pengujung dapat menikmati seluruh areal persawahan yang sudah didesain untuk memanjakan mata para pengunjung. Titi bambu yang disediakan oleh pihak pengelola dapat dimanfaatkan pengunjung untuk mengelilingi persawahan Desa Punden Rejo sembari berswafoto. Tak hanya itu, para pengunjung juga bisa menikmati areal persawahan dengan menggunakan perahu yang beroperasi di saluran irigasi.

Siska, salah seorang pengunjung mengatakan senang dengan wisata alam Desa Punden Rejo. Keberadaan wisata alam ini dinilai akan memberikan hiburan baru bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Menurut saya ini bagus, karena di sini kurang hiburan. Ini bisa jadi tujuan wisata untuk masyarakat menengah ke bawah. Karena selain murah, cocok untuk mencari penyegaran dan inspirasi," kata Siska, Kamis (9/7/2020).

Sementara itu, Kepala Desa Punden Rejo Misno mengatakan pengelolaan areal persawahan menjadi destinasi wisata terinspirasi dari saat dia bersama kepala desa se-Kabupaten Deliserdang studi banding ke Kota Malang, Jawa Timur. Sepulang dari studi banding, pemerintah desa kemudian menyusun program untuk mengubah areal persawahan menjadi destinasi wisata.

"Kita kemudian membuat program dengan memanfaatkan dana desa," kata Misno.

Kepada para pengunjung, dikenakan biaya masuk ke kawasan tersebut sebesar Rp5.000 dan biaya parkir sebesar Rp3.000. Seluruh biaya ini nantinya dimanfaatkan untuk pengelolaan dan peningkatan infrastruktur di arel wisata Punden Rejo.

"Fasilitas di sini masih banyak yang kurang. Walaupun sudah berjalan masih sekitar 60-70 persen. Karena itu, restribusi tersebut kita manfaatkan untuk pengembangan," ucapnya.


Editor : Stepanus Purba