Beredar Kabar Penonaktifan Jabatan di Kejari Deliserdang, Ini Kata Plt Kajati Sumut

Antara ยท Selasa, 15 September 2020 - 14:30 WIB
Beredar Kabar Penonaktifan Jabatan di Kejari Deliserdang, Ini Kata Plt Kajati Sumut
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy. (Foto: Antara)

MEDAN, iNews.id - Beberapa jabatan di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Deliserdang dikabarkan dinokaktifkan pascapemanggilan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat. Pejabat yang dipanggil, yakni Kajari Deliserdang Teguh Wardoyo dan Kasipidsus Afrizal Chair.

Namun, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara (Sumut) Jacob Hendrik Pattipeilohy menyebutkan informasi adanya penonaktifan jabatan di lingkungan Kejari Deliserdang itu tidak benar. Namun, dia membenarkan ada pejabat yang dipanggil penyidik KPK.

"Kami mengakui ada pemanggilan Kajari Deliserdang Teguh Wardoyo dan Kasipidsus Afrizal Chair oleh KPK untuk dimintai keterangan di Polda Sumut pada 2-4 September 2020," ujar Jacob, Senin (14/9/2020).

Jacob mengatakan, terkait pemanggilan anggota di Kejari Deliserdang itu merupakan kewenangan KPK. "Tanyakan saja sama KPK karena mereka yang memeriksa," ujarnya.

Jacob juga membantah ada pencopotan jabatan di lingkungan Kejari Deliserdang. "Siapa yang bilang (dicopot), Kajari Deliserdang masih bekerja seperti biasa," ucapnya.

Kajati menegaskan ikut mendukung adanya penegakan hukum terhadap anggota kejaksaan apabila melanggar peraturan hukum. KPK sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan Jaksa Agung terkait pemanggilan kajari Deliserdang dan kasipidsus.

Sebelumnya, juru bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya pemeriksaan tersebut, Kamis (3/9/2020) di Polda Sumut. Pemeriksaan itu masih pada tahap penyelidikan terkait adanya dugaan korupsi.

"Benar, kegiatan itu masih penyelidikan, terkait dugaan korupsi yang diduga melibatkan aparat penegak hukum di Deliserdang," katanya.


Editor : Maria Christina