Debat Publik Kedua Pilkada, Bobby Nasution Sebut Korupsi Bikin Banyak Masalah di Medan

Stepanus Purba ยท Sabtu, 21 November 2020 - 20:25:00 WIB
Debat Publik Kedua Pilkada, Bobby Nasution Sebut Korupsi Bikin Banyak Masalah di Medan
Paslon Nomor Urut 2 Muhammad Bobby Afif Nasution - Aulia Rachman mendapat kesempatan untuk menyampaikan visi misinya di awal debat.

MEDAN, iNews.id - Debat publik Pilkada Kota Medan 2020 putaran kedua digelar di Kota Medan, Sabtu (21/11/2020) malam. Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Nomor Urut 1 Akhyar Nasution - Salman Alfarisi dan Paslon Nomor Urut 2 Muhammad Bobby Afif Nasution - Aulia Rachman mendapat kesempatan untuk menyampaikan visi misinya di awal debat.

Bobby Nasution yang mendapat kesempatan kedua menyampaikan visi misinya menyampaikan, tugas pertama pemerintah memberikan jaminan pelayanan publik kepada masyarakat bisa baik, cepat dan tepat. Namun, saat ini pelayanan publik di pemerintahan Kota Medan dinilai masih buruk.

"Penilaian dari masyarakat hari ini bisa kita bilang kurang baik dan buruk. Ditambah lagi bagaimana penilaian SAKIP Tahun 2019 (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) 2019," katanya.

Bobby juga mengatakan, kondisi ini diperparah dengan korupsi di Kota Medan. Saat ini, indeks persepsi korupsi Kota Medan masih terendah dibandingkan dari 12 kota besar di Indonesia. Dia menilai korupsi lah yang menyebabkan berbagai persoalan di ibu kota Sumatera Utara (Sumut) ini.

"Kota Medan menjadi kota terendah dari 12 kota. Ini yang menyebabkan banjir tak pernah usai, jalan berlubang, jalan penuh lubang, sampah di mana-mana korupsi tidak pernah selesai," katanya.

"Oleh karena itu, saya dan Bang Aulia Rahman dengan kolaborasi Medan Berkah, visi mewujudkan masyarakat Kota Medan menuju keberkahan, maju dan kondusif, berkomitmen, menyelesaikan permasalahan pelayanan publik yang transparan, cepat mudah dan tepat," katanya.

Calon Wakil Wali Kota Medan Nomor Urut 2 Aulia Rahman menambahkan, bersama Bobby Nasution, mereka akan mengubah alur sistem pelayanan publik dan menjadikan sistem transparan, cepat, tepat, dan pasti. Ini akan sangat memudahkan bagi masyarakat Kota Medan.

"Kita membuat alur sistem dari mulai lingkungan, kelurahan, hingga kecamatan agar memudahkan seluruh masyarakat Kota Medan. Kami juga akan membuat mal pelayanan publik bagi masyarakat Kota Medan. Ini juga membuka investasi bagi Kota Medan," katanya.


Editor : Maria Christina