Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur Sumut

Wahyudi Aulia Siregar · Selasa, 06 April 2021 - 13:40:00 WIB
Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur Sumut
Aksi demo mahasiswa menolak kenaikan BBM di Kantor Guberur Sumut. (Foto: MPI/Wahyudi Aulia Siregar)

MEDAN, iNews.id - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut di Jalan Diponegoro, Kota Medan, Selasa (6/4/2021) siang. Mereka berorasi sekaligus membawa spanduk bertuliskan penolakan atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 

Kordinator aksi Rozi Panjaitan mengatakan, kebijakan menaikkan harga BBM di tengah pandemi Covid-19 sangat tidak berpihak kepada rakyat. Saat ini kehidupan masyarakat tengah dilanda persoalan ekonomi yang berat akibat terdampak pandemi.

Menurutnya, aksi unjuk rasa ini dilakukan untuk menolak kebijakan pemerintah melalui PT Pertamina yang telah menaikkan harga BBM non-subsidi sejak 1 April lalu. 

"Pemerintah justru saat ini harusnya menurunkan harga BBM untuk membantu masyarakat," ujar Rozi, Selasa (6/4/2021). 

Dia mengatakan, BBM merupakan salah satu komoditas penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. BBM memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan ekonomi nasional. Karena itu tata kelola dan tata niaga BBM harus dilakukan secara baik untuk kesejahteraan masyarakat. 

Rozi juga menyesalkan aksi saling lempar tanggung jawab antara Pertamina dan Pemprov Sumut atas penyebab kenaikan harga BBM tersebut. Pertamina menyatakan kenaikan harga BBM karena naiknya tarif Pajak Bahan Bakar Kenderaan Bermotor (PBBKB) yang diberlakukan Pemprov Sumut dari 5 persen menjadi 7,5 persen. 

Sementara di sisi lain, Gubernur Sumut Edy Rahmyadi menyebut alasan Pertamina itu tidak tepat karena terkait harga BBM tak bisa dinaikkan hanya karena pergub, melainkan harus dengan ketetapan pemerintah pusat dan DPR. 

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2