Disuruh Belajar di Rumah Antisipasi Korona, Puluhan Pelajar di Medan Tepergok di Mal

Stepanus Purba ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 15:40 WIB
Disuruh Belajar di Rumah Antisipasi Korona, Puluhan Pelajar di Medan Tepergok di Mal
Petugas Satpol PP Pemkot Medan saat merazia pelajar yang kedapatan keluyuran di salah satu mal di Kota Medan, Sumut, Kamis (19/3/2020). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) memutuskan untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan meminta para siswa di semua jenjang pendidikan belajar di rumah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Namun, ternyata ini tidak diindahkan para pelajar di Kota Medan.

Hal ini terbukti saat razia yang digelar petuga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Medan, Kamis (19/3/2020). Petugas menemukan puluhan pelajar berkeliaran di pusat-pusat perbelanjaan, mal dan warung internet (warnet).

Petugas kemudian mendata para pelajar yang terjaring razia. Selanjutnya mereka dinasehati dan diimbau agar tetap tinggal di rumah dan tetap belajar.

Sekretaris Satpol PP Pemkot Medan Rakhmat Harahap mengungkapkan, razia yang mereka gelar dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan yang memerintahkan para pelajar untuk belajar di rumah. Kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus korona yang meluas saat ini.

"Razia ini dilakukan dalam memastikan anak-anak tidak keluyuran di luar rumah setelah mereka diputuskan untuk tetap belajar di rumah. Ini dalam rangka mencegah penyebaran virus korona," kata Rakhmat di Medan, Kamis (19/3/2020).

Dalam razia ini, Rakhmat mengatakan pihaknya berhasil menjaring puluhan pelajar sekolah yang masih kedapatan di mal dan warnet. Para pelajar yang terjaring tidak hanya berasal dari Kota Medan, tapi juga dari luar ibu kota Provinsi Sumut ini.

Namun demikian, dia menegaskan Satpol PP tidak memberikan sanksi apapun kepada pelajar yang terjaring razia. "Tidak ada sanksi. Namun, mereka kami data dan kami imbau untuk tetap belajar di rumah sebagaimana imbauan dari Gubernur dan Wali Kota Medan," kata Rakhmat.

Rakhmat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khusus kepada orang tua untuk ikut mengawasi anak-anaknya agar tetap belajar di rumah. Jangan sampai kebijakan belajar di rumah malah dimanfaatkan untuk bermain-main di pusat perbelanjaan dan pusat keramaian yang rentan dengan penyebaran Covid-19.

"Jadi langkah yang kita lakukan ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19," ucapnya.


Editor : Maria Christina