Dugaan Korupsi Dana Bansos Covid-19 di Sumut Masuk Tahap Penyelidikan

Antara ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 20:12 WIB
Dugaan Korupsi Dana Bansos Covid-19 di Sumut Masuk Tahap Penyelidikan
Ilustrasi bantuan sosial (bansos). (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) Covid-19 lima daerah di Sumatera Utara (Sumut) masuk tahap penyelidikan. Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut masih mengumpulkan bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Kelima daerah tersebut yakni Kota Medan, Pematangsiantar, Kabupaten Toba Samosir, Samosir dan Deliserdang.

"Kelima daerah yang diduga melakukan penyimpangan dana bansos Covid-19 di wilayah Sumut masih kami selidiki," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana di Medan, Kamis (21/5/2020).

Dia menyebutkan, personel Polda Sumut masih mengumpulkan bukti-bukti dugaan terjadinya penyimpangan dalam penyaluran dana bansos kepada masyarakat di lima daerah tersebut.

"Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dugaan penyelewengan bansos," ucapnya.

Samtana mengungkapkan, penyidik juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dari kelima daerah yang mengalami kendala dalam penyaluran dana bansos tersebut.

Ketika ditanyakan berapa jumlah saksi yang diminta keterangan, Samtana enggan menjelaskan secara detail.

"Semua daerah yang melakukan dugaan penyimpangan dana bansos Covid-19 masih dalam penyelidikan," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, sedang mendalami dugaan penyelewengan dana bansos dan bantuan langsung tunai (BLT) pada sejumlah daerah di Sumut. Saat itu disampaikan, para pelakunya akan dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi (Tipikor).

Polda Sumut tidak akan memberikan toleransi pada tindakan yang menyentuh rasa keadilan, seperti dugaan penyelewengan dana bansos dan BLT.

"Saya sudah perintahkan Dirreskrimsus Polda Sumut untuk menyelidiki dugaan penyimpangan dana bansos dan BLT," kata Kapolda.


Editor : Donald Karouw