Polda Sumut Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Bansos di 5 Kabupaten Kota

Stepanus Purba ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 15:30 WIB
Polda Sumut Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Bansos di 5 Kabupaten Kota
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana (Foto: dokumen inews)

MEDAN, iNews.id - Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara (Sumut) menyelidiki kasus dugaan penyelewenangan dana bantuan sosial (bansos). Ada lima daerah yang menjadi fokus penyelidikan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana menyampaikan, ada lima daerah yang diduga melakukan penyelewengan dana bansos Covid-19.

"Sementara Medan, Pematangsiantar, Toba Samosir, Samosir dan Deliserdang," ujar Rony, Selasa (19/5/2020).

Saat ini, penyidik dari Ditreskrimsus Polda Sumut masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan sejumlah saksi dugaan penyelewengan dana bansos.

Namun saat ditanya terkait siapa saja saksi yang diperiksa penyidik, Rony enggan memberikan komentar lebih lanjut.

"Mohon maaf, masih tahap penyelidikan. Sabar ya, nanti pasti disampaikan lagi," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Irjen Pol Martuani Sormin menyebutkan, pihaknya tengah mendalami dugaan penyelewengan bantuan sosial (bansos) dan bantuan langsung tunai (BLT) sejumlah daerah di Sumut. Kapolda menegaskan para pelaku akan dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi.

"Sebagaimana instruksi Presiden, kami akan terapkan kasus ini sebagai tindak pidana korupsi. Ada beberapa wilayah yang sudah kami telusuri. Kami sedang kumpulkan data apakah benar terjadi tindak pidana korupsi," kata Martuani, Senin (18/5/2020).

Martuani memastikan Polda Sumut tidak akan memberikan toleransi kepada pihaknya yang melakukan penyelewengan dana Bansos dan BLT. Isu penyimpangan bansos dan BLT ini mulai banyak disuarakan masyarakat belakangan ini.

"Saya sudah perintahkan Direktur Reserse Kriminal Khusus untuk menyelidiki dugaan penyimpangan apakah bantuan sosial apakah bantuan langsung tunai," katanya.


Editor : Stepanus Purba