Kebakaran Gudang Elpiji di Pematangsiantar, Pemilik dan 4 Keluarganya Terjebak Api

Dharma Setiawan ยท Sabtu, 26 September 2020 - 23:58 WIB
Kebakaran Gudang Elpiji di Pematangsiantar, Pemilik dan 4 Keluarganya Terjebak Api
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar gudang elpiji di Jalan Penyabungan, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (26/9/2020) malam. (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

PEMATANGSIANTAR, iNews.id - Sebuah gudang gas elpiji yang terletak di Jalan Penyabungan, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), terbakar hebat, Sabtu (26/9/2020) malam. Hingga kini, lima orang sekeluarga pemilik gudang tersebut diduga masih terjebak dalam kobaran api.

Besarnya kobaran api membuat tim pemadam kebakaran kewalahan memadamkan api. Bahkan, hingga lebih dari lima jam api berkobar, keluarga pemilik gudang dilaporkan masih belum ditemukan. Pemilik bernama Apeng beserta istri dan tiga anak mereka diduga terjebak di dalam gudang yang juga dijadikan tempat tinggal itu.

Dari pantauan iNews, kobaran api dengan cepat melahap seluruh bangunan milik Apeng, yang terletak di Jalan Penyabungan. Dalam sekejap, gudang penyimpanan tabung gas elpiji seketika ludes dilahap si jago merah.

Informasi diperoleh dari keluarga korban, Riana, api pertama kali berkobar sekitar pukul 19.00 WIB dan terus membesar. Hingga pukul 23.00 WIB, lima orang keluarganya belum juga diketahui nasibnya. Riana pun berharap kelimanya bisa segera ditemukan selamat.

“Kemenakanku masih di dalam, sama istri, sama anak-anaknya. Ya Allah, lindungilah, selamatkanlah mereka. Ada lima orang yang belum ditemukan. Bapak ibunya, dan tiga anaknya. Satu perempuan dan dua laki-laki. Masih kecil-kecil,” kata Riana, Sabtu malam.

Petugas damkar bahkan kesulitan memadamkan api karena banyaknya ledakan dari dalam gudang. Sebuah mobil juga ikut terbakar dalam peristiwa ini. Hingga lima jam lamanya, api masih berkobar.

Lima unit mobil pemadam milik Pemko Pematangsiantar dibantu mobil Damkar milik Perusahaan STTC membantu memadamkan api. Namun, hingga pukul 23.00 WIB tadi, kobaran api masih terdapat di sekitar lokasi. Bahkan, api mulai merembet ke beberapa rumah dan usaha warung makan di sebelahnya.

Hingga kini, belum dapat dipastikan penyebab kebakaran. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menyebabkan kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah itu.

Warga setempat menduga kebakaran disebabkan kebocoran salah satu tabung elpiji. Api kemudian meluas ke lokasi kafe atau warung makan di sebelah gudang.


Editor : Maria Christina