Naik Bus Bawa Ganja 30 Kg, Warga Bandung Ditangkap Polisi di Langkat

Tim iNews.id ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 06:15:00 WIB
Naik Bus Bawa Ganja 30 Kg, Warga Bandung Ditangkap Polisi di Langkat
Jefri Angga D Lumban (28) warga Cikgiring sing, Kelurahan Pasir Enda, Kecamatan Ujung Brung, Kota Bandung, Jawa Barat kedapatan membawa 30 bal ganja (sekitar 30 Kg) dari Aceh (Foto: Dok Humas Polres Langkat)

LANGKAT, iNews.id - Polres Langkat mengamankan Jefri Angga D Lumban (28) warga Cikgiring sing, Kelurahan Pasir Enda, Kecamatan Ujung Brung, Kota Bandung, Jawa Barat. Dia kedapatan membawa 30 bal ganja (sekitar 30 Kg) dari Aceh, dengan menumpang bus Sanura BL 7348 AA.

Kasat Narkoba AKP Firman Imanuel Peranginangin mengatakan, penangkapan dilakukan saat petugas melakukan razia di depan pos Lantas Sei Karang, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat. Petugas sebelumnya, sudah mendapatkan informasi akan ada bus Sanura BL 7348 AA dari Aceh menuju Medan membawa narkotika jenis ganja.

Kemudian, Rabu (8/7/2020) pukul 07.00 WIB mobil yang di maksud melintas dan dihentikan. Ditemukan seorang penumpang yang gerak-geriknya mencurigakan dan duduk di bangku Nomor 07/08 di belakang sopir.

“Pada mulanya petugas melakukan razia yang dipimpin Ipda Sukma Atmaja memberhentikan bus, melihat ada gerak-gerik dari seorang penumpang dari jalur Aceh menuju Medan yang mencurigakan, Ipda Sukma langsung memanggil saya," katanya.

Petugas pun lalu memeriksa penumpang bus yang dicurigai tersebut. Awalnya hanya ditemukan 10 bal ganja, namun setelah dicek lagi ada 20 bal lainnya di koper.

“Dan benar saja, saat itulah petugas menemukan satu tas ransel warna hitam merah berisi ganja sebanyak 10 bal dan satu koper warna biru yang berisi ganja sebanyak 20 bal beserta satu unit handphone yang didalamnya terdapat percakapan transaksi," ucapnya.

Jefri Angga ketika diinterogasi mengatakan dirinya melaju dari Kota Banda Aceh membawa ganja 30 Kg. Dia naik bus tujuan Medan untuk menyelundupkan ganja dan mengelabuhi petugas.

"Aku dari Banda Aceh, naik bus ke Medan mau bawa barang ke Medan buat diantar ke orang di Medan. Aku dikasih uang jalan Rp3,5 juta," ucapnya.

"Nggak kenal diantar ke siapa, cuma nanti diarahi lewat telepon. Dijanjikan Rp10 juta sama orang inisial M," katanya lagi.


Editor : Nani Suherni