Nyalon di Pilwalkot Medan 2020, Dirut PD Pasar Dipecat Plt Wali Kota

Said Ilham ยท Kamis, 23 Januari 2020 - 12:50 WIB
Nyalon di Pilwalkot Medan 2020, Dirut PD Pasar Dipecat Plt Wali Kota
Direktur Utama PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya menunjukkan surat pemecatan yang dia terima dari Pemkot Medan. (Foto: iNews/Said Ilham)

MEDAN, iNews.id – Direktur Utama PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya diberhentikan dengan tidak hormat oleh Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Pencopotan ini tertuang dalam petikan Keputusan Wali Kota Medan Nomor: 821.2/43.K/2020 terhitung sejak tanggal dikeluarkan pada 16 Januari 2020.

Pemecatan tersebut mengejutkan Rusdi yang baru menerima salinan suratnya pada Senin (20/1/2020) atau sehari setelah dia dideklarasikan warga Karo se-Kota Medan untuk maju berdampingan dengan Bobby Nasution di Pilwalkot Medan 2020, sebagai bakal calon wakil wali kota.

Rusdi tak terima putusan tersebut. Dia melawan Pemkot Medan dengan tetap bertahan di kantor PD Pasar. Dia bersikeras pemecatannya tanpa dasar dan menyalahi aturan.

“Sesuai perda, jabatan dirut PD Pasar bisa diganti jika yang bersangkutan meninggal dunia, mengundurkan diri dan memiliki kesalahan yang sudah berkekuatan hukum tetap,” ujar Rusdi, Rabu (22/1/2020).

BACA JUGA: Ikut Fit and Proper Test di Golkar, Bobby Nasution Yakin Diusung di Pilwalkot Medan

Dia mengaku sulit menerima surat petikan pemberhentian tersebut tanpa dasar dan alasan.

“Saya bertanya apa masalahnya. Dasarnya apa. Saya sudah kerja dan membenahi PD Pasar. Kalau saya ada salah, buktikan. Belum pernah saya diperiksa polisi maupun kejaksaan,” katanya.

Rusdi bersikukuh akan tempat berkantor di PD Pasar. Dia masih memiliki masa periode jabatan hingga 2021 atau setahun mendatang.

“Saya sampai saat ini masih menjabat dirut. Tolong dihargai. Saya duduk di sini dengan uang negara. Negara mencari orang profesional untuk duduk di perusahaan daerah. Sebelum duduk di sini (dirut) saya diuji fit and proper test, bukan langsung jadi,” ucapnya.

Pantauan iNews, sempat terjadi ketegangan di Kantor PD Pasar pada Selasa (21/1/2020). Ketika itu, Nasib, Plt Dirut PD Pasar yang baru datang untuk menempati ruangan kerjanya. Namun dia tertahan karena ruangan masih ditempati Rusdi.

Plt Dirut PD Pasar Nasib yang juga merupakan kabag perekonomian setdakot Medan akhirnya memilih pulang. Dia meninggalkan Kantor PD Pasar karena tak bisa menjelaskan alasan pemecatan terhadap Rusdi.

Selama tiga tahun menjabat sebagai dirut PD Pasar Medan, Rusdi telah membuat perbaikan terhadap 52 pasar. Namun kedekatannya dengan Bobby ditengarai menjadi pemicu plt wali kota mencopotnya dari jabatan dirut PD Pasar.

“Sekarang kan masih bakal calon (balon), ada aturannya dan belum tentu saya bisa maju. Kegiatan saya selama jadi balon juga di luar jam kerja, pada hari Sabtu dan Minggu,” kata Rusdi.


Editor : Donald Karouw