Polda Sumut Bongkar Modus Baru Penyelundupkan Narkoba Dalam Kemasan Kopi Gayo

Stepanus Purba ยท Sabtu, 18 April 2020 - 15:57 WIB
Polda Sumut Bongkar Modus Baru Penyelundupkan Narkoba Dalam Kemasan Kopi Gayo
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat ekspose kasus penyelundupan narkoa dalam kemasan Kopi Gayo. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id- Polda Sumatera Utara mengungkap jaringan internasional peredaran gelap narkotika di Jalan Medan-Banda Aceh, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. Dalam pengungkapan kasus, empat orang ditangkap saat sedang berada di sebuah warung pinggir jalan, seorang di antaranya ditembak mati.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengungkapkan, para pelaku penyelundupan narkoba yang diamankan yakni Pran Antoniri, Pandu Afriansyah, Al Ari Fubillah dan Feriyadi. Dari tangan mereka, anggota menyita 4 kg sabu siap edar.

"Tersangka Feriyadi mencoba kabur saat akan diamankan petugas dengan melawan hingga diberikan tindakan tegas dan terukur," ujar Kapolda, Sabtu (18/4/2020).

Dia menjelaskan, para pelaku menggunakan modus baru dalam menyelundupkan narkoba dengan cara mengganti kemasan.

"Untuk mengelabui petugas, para tersangka mengganti bungkus narkotika yang biasa dengan teh hijau China kini pakai bungkus kopi Gayo dari Aceh," katanya.

Pengakuan pelaku, mereka membawa barang tersebut dari Provinsi Aceh dengan tujuan ke Kota Palembang.

"Mereka dijanji upah Rp25 juta oleh orang yang memerintah jika berhasil menghantarkan barang tersebut," katanya.

Saat ini, ketiga pelaku sudah dalam penanganan Ditres Narkoba Polda Sumut. Sementara jenazah salah satu pengedar sabu pelaku masih berada di RS Bhayangkara Kota Medan.

"Kami menjerat tersangkan dengan Pasal 114 ayat 2 subs Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan penjara paling ringan 6 tahun dan maksiman 20 tahun," ujar Kapolda.


Editor : Donald Karouw