Sebelum Teror Bom Medan, Tetangga Selalu Mendengar Istri Pelaku Menangis

Stepanus Purba ยท Jumat, 15 November 2019 - 11:30 WIB
Sebelum Teror Bom Medan, Tetangga Selalu Mendengar Istri Pelaku Menangis
Garis pembatas polisi dipasang di rumah tempat tinggal terduga pelaku bom bunuh diri di Medan. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba).

MEDAN, iNews.id - Istri terduga pelaku bom bunuh diri Rabbial Muslim Nasution (24) sempat terdengar kerap menangis sebelum insiden di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) lalu. Tetangga tak menyangka hal ini berkaitan dengan aksi nekat sang suaminya di kantor kepolisian tersebut.

Seorang ibu rumah tangga yang merupakan tetangga korban, Parkusuk (45) mengatakan, istri Rabbial, DA (24), sempat beberapa kali terdengar menangis. Namun dia menyangka karena urusan rumah tangga.

"Ada beberapa kali kami mendengar dia menangis. Anak saya juga sering dengar kok," kata dia yang rumahnya berjarak sekitar 10 meter dari kediaman Rabbial dan keluarga di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (15/11/2019).

Ketika mendengar tangisan tersebut, kata dia, almarhum Rabbial dan istri memang sedang berada di rumah, sehingga dia menyangka hanya sekadar keributan pasangan suami istri.

"Jadi saya kira mungkin masalah rumah tangga. Saya tidak terpikir sampai ada aksi itu (bom bunuh diri)," ujarnya.

Selain itu, menurut Pakusuk, Rabbial dan istri memang cenderung tertutup. Namun mereka ramah saat bertemu dengan tetangga dan warga sekitar. Tapi untuk kesehariannya, mereka jarang sekali berkumpul dengan pemuda di sini dan warga di lingkungannya.

"Saya berpikir, mungkin karena baru sebulan tinggal di sini," katanya.

Sebelumnya, Densus 88 mengamankan istri, mertua dan orang tua terduga pelaku bom bunuh diri Rabbial. Dari hasil pemeriksaan polisi, DA diduga lebih radikal. Dia bahkan sempat merencanakan aksi teror di Bali.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal