Tak Terima Pasien Tumor Divonis Covid-19, Puluhan Orang Datangi RS Murni Teguh Medan

Ahmad Ridwan Nasution, Josua Roy ยท Senin, 08 Juni 2020 - 18:05 WIB
Tak Terima Pasien Tumor Divonis Covid-19, Puluhan Orang Datangi RS Murni Teguh Medan
Puluhan orang dari komunitas Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Medan, mendatangi Rumah Sakit (RS) Murni Teguh di Jalan Jawa Medan, Sumatera Utara.

MEDAN, iNews.id - Puluhan orang dari komunitas Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Medan, mendatangi Rumah Sakit (RS) Murni Teguh di Jalan Jawa Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (8/6/2020). Massa mempertanyakan alasan rumah sakit mengebumikan seorang pasien penderita tumor otak dengan protokol Covid-19.

Perwakilan massa, Dolli Sinaga mengatakan, awalnya pasien R Simanjuntak dirawat inap di RS Murni Teguh karena mengidap penyakit tumor otak stadium tiga. Setelah pasien meninggal dunia, petugas medis memakamkan dengan protokol Covid-19, tanpa pemberitahuan kepada keluarganya.

"Ibu itu hasil tes cepatnya negatif, hasil tes swab tanggal 29 Mei juga negatif. Tiba-tiba di jam 06.40 WIB tanggal 31 Mei diberitahukan positif Covid-19. Dari situ mereka mengatakan dikubur secara Covid-19," ujar Dolli Sinaga yang juga ketua DPC PBB Kota Medan, Senin (8/6/2020).

Massa PBB sempat berusaha masuk ke rumah sakit, namun dihalangi oleh satpam. Kedua belah pihak bersitegang dan sempat beradu mulut.

Sementara Humas RS Murni Teguh Dr Herman mengatakan, sebelum meninggal dunia, pasien sempat mengalami gejala sesak napas. Rumah sakit langsung melakukan tes swab dan hasilnya positif Covid-19.

"Pasien ada keluhan sesak. Dokter jaga berkonsultasi dengan dokter spesialis sehingga pasien dinyatakan berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Tata cara pengebumiannya harus sesui dengan perlakuan seperti Covid-19," kata Herman.


Editor : Stepanus Purba